You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Djarot Minta Pembangunan Sekolah Tak Gunakan Multi Years
photo Erna Martiyanti - Beritajakarta.id

Pembangunan Sekolah Harus Rampung Satu Tahun

Kasus mengkraknya pembangunan gedung SMP 97 Utan Kayu, Jakarta Timur, yang menghabiskan anggaran senilai Rp 8,1 miliar menjadi perhatian serius Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidajat. Untuk mencegah kasus serupa terulang lagi, ia berharap ke depan tidak ada lagi pembangunan sekolah dengan sistem anggaran tahun jamak (multi years). 

Kalau untuk pembangunan sekolah tidak boleh multi years, harus satu tahun selesai. Disesuaikan dengan kebutuhan, jangan sampai putus di tengah jalan, jadi tidak maksimal seperti ini

"Kalau untuk pembangunan sekolah tidak boleh multi years, harus satu tahun selesai. Disesuaikan dengan kebutuhan, jangan sampai putus di tengah jalan, jadi tidak maksimal seperti ini," kata Djarot, di sela-sela kunjungannya ke SMP 97 Utan Kayu, Jakarta Timur, Selasa (20/1).

Dia pun meminta kepada Dinas Pendidikan DKI Jakarta untuk mendata pembangunan sekolah yang mangkrak. Karena menurutnya, SMP 97 hanya sebagai salah satu contoh kasus saja.

DKI Akan Bangun SMPN di Kembangan Utara

"Kalau seperti ini kan kerugian namanya. Ini contoh kasus. Saya belum tahu untuk sekolah lainnya kita akan data," ujarnya.

Sementara itu, untuk melanjutkan pembangunan gedung sekolah dengan tiga lantai itu, telah dianggarkan lagi sebesar Rp 10,2 miliar pada tahun ini. Djarot pun menilai bahwa anggaran tersebut perlu diefisienkan.

"Itu perlu diefisienkan, dikaji betul. Yang saya ingin tegaskan kebijakan ke depan, jangan sampai ada kesalahan-kesalahan," pintanya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1183 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1158 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye947 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye931 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye846 personBudhi Firmansyah Surapati